Senin, 06 Februari 2017

Inilah Dampak Buruk Dari Pemakaian KB

Inilah Dampak Buruk Dari Pemakaian KB

Inilah Dampak Buruk Dari Pemakaian KB - Alat kontrasepsi mempunyai jenis yang berbeda-beda, antara lain alat kontrasepsi hormonal, misalnya pil. Di negara kita, pil lebih dikenal dengan sebutan pil KB (Keluarga Berencana). Pemakaian pil ini cukup banyak sebab terbukti sangat efektif.

Saat dikonsumsi secara tepat, pil KB bisa dengan mudah menghambat kehamilan sampai lebih dari 99% itu artinya dari 1000 wanita yang mengonsumsi pil KB, kurang dari 10 wanita yang mengalami kegagalan berupa kehamilan. Tetapi, di balik efektifnya pil KB, adakah risiko terhadap pemakainya?


Pil KB menghambat kehamilan lewat kandungan hormon estrogen dan progestin, dengan mencegah indung telur melepaskan sel telur atau berovulasi. Tak hanya itu, pil KB juga akan membuat sperma kesusahan mencapai sel telur.

Pemakaian pil KB, sering kali menimbulkan efek samping kepada pemakainya. Mulai dari dampak yang ringan sampai dampak yang mengganggu. Berikut akan kami rangkum beberapa risiko yang muncul akibat pemakaian pil KB.

  • Mual, reaksi ini mungkin akan hilang dalam 2 bulan. Sebagai saran, konsumsi makanan secara bersamaan sebelum beralih ke langkah atau cara  kontrasepsi lain.
  • Pendarahan mendadak di luar masa haid, pemakai pil KB dapat juga mengalami pendarahan yang terjadi di luar masa haid. Konsumsi pil KB dengan berdasarkan waktu yang sama setiap harinya kemungkinan dapat membantu meringankan. Tetapi jika anda tidak nyaman atau khawatir, temui dokter saja konsultasikan masalah Anda.
  • Sakit kepala serta rasa tidak nyaman pada payudara, dampak ini biasanya terjadi pada awal mengonsumsi pil KB. Bila dampak tersebut tidak ada kemajuan yang positif, segera pertimbangkan untuk mengganti merk obat atau metode lain dan temui dokter.
  • Meskipun tergolong dampak yang jarang, sebagian wanita alami kenaikan pada berat badannya. Hal tersebut cukup umum terjadi akibat cairan yang menumpuk. Biasanya, dampak ini tidak berlangsung lama, berat badan dapat kembali normal setelah beberapa waktu memakai pil KB.
  • Gairah seks yang menurun, bila terjadi hal seperti ini anda dapat mencoba jenis pil KB lain. Sebagian wanita akan terbantu bila memakai pil yang mengandung hormon androgen. Jika hal tersebut tidak membantu, ganti segera metode kontrasepsi anda.
  • Suasana hati yang berubah secara tiba-tiba, jika tidak ada sesuatu yang menyebabkannya, pil KB diduga sebagai penyebab utamanya, Anda bisa beralih ke metode lain yaitu kontrasepsi nonhormonal.
Bagi sebagian wanita, pil KB aman dikonsumsi dan hanya menimbulkan efek samping yang ringan saja. Kendati demikian, penting uintuk diketahui bahwa alat kontrasepsi mempunyai risiko tinggi, terlebih pada wanita dengan kondisi tertentu.

Hormon estrogen yang terkandung didalam pil KB dapat mengakibatkan darah mudah menggumpal. Apabila sampai membentuk gumpalan darah beku, akan dapat mengakibatkan trombosis vena pada kaki, memicu serangan jantung atau gumpalan darah beku pada paru-paru atau stroke. Memang risiko ini cukup jarang terjadi, tetapi ada baiknya konsultasikan dengan dokter bila anda mempunyai faktor risiko yang membuat anda menjadi lebih rentan.

Maka dari itu, perlu untuk mengetahui mengenai adanya beberapa situasi yang bisa terjadi akibat efek pemakaian pil KB yang serius, di antaranya:
  • Sakit perut.
  • Sakit di bagian dada.
  • Gangguan penglihatan, seperti pandangan menjadi buram dan kabur.
  • Bengkak pada kaki dan paha.
  • Sakit kepala.
Apabila anda mengalami gejala seperti diatas, secepatnya temui dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Gejala tersebut dapat merupakan tanda-tanda penyakit berbahaya, semisal pembekuan darah, gangguan pada organ hati, tekanan darah tinggi, penyakit jantung atau stroke. 

Itulah dampak buruk bagi pemakai KB, ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memilih alat kontrasepsi, guna menekan risiko dan efek samping, sesuaikan pilihan dengan riwayat kesehatan Anda dan pasangan.

Post by: Sehat Nusantara

Inilah Dampak Buruk Dari Pemakaian KB

0 komentar:

Posting Komentar